Tugas Pokok dan Fungsi

Kepala Dinas

  1. Perumusan kebijakan kesehatan hewan, kesehatan masyarakat veteriner, pengolahan dan pemasaran, perbibitan, produksi ternak, sarana prasarana dan penyuluhan.
  2. Pelaksanaan kebijakan kesehatan hewan, kesehatan masyarakat veteriner, pengolahan dan pemasaran, perbibitan, produksi ternak, sarana prasarana dan penyuluhan.
  3. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan kesehatan hewan, kesehatan masyarakat veteriner, pengolahan dan pemasaran, perbibitan, produksi ternak, sarana dan prasarana penyuluhan.
  4. Pelaksanaan administrasi dinas.
  5. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh bupati terkait dengan tugas dan fungsinya.

Sekretaris

  1. Pengkoordinasian penyusunan rencana program dan kegiatan dinas.
  2. Penyelenggaraan urusan ketatausahaan, kearsipan, dan dokumentasi.
  3. Pengkoodinasian perencanaan piñatausahaan keuangan, kepegawaian dan umum.
  4. Pengelolaan urusan rumah tangga, perlengkapan, dan inventaris.
  5. Penyelenggaraan kehumasan dan keprotokolan.
  6. Pengkoordinasian bidang-bidang di lingkup dinas.
  7. Pengkoordinasian dan penyusunan laporan hasil pelaksanaan program dan kegiatan.
  8. Pelaksanaan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/pimpinan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Mastarakat Veteriner, Pengolahan, dan Pemasaran

  1. Penyusunan kebijakan di bidang benih/bibit, produksi kesehatan hewan, kesehatan masyarakat veteriner, prasarana dan sarana, penyuluhan serta pengolahan dan pemasaran hasil di bidang peternakan.
  2. Pengendalian penyakit hewan dan penjaminan kesehatan hewan.
  3. Pengawasan obat hewan.
  4. Pengawasan, Pemasukan dan pengeluaran hewan dan produk hewan.
  5. Pengelolaan pelayanan jasa laboratorium dan jasa medikveteriner.
  6. Penerapan dan pengawasan persyaratan teknis kesehatan masyarakat veteriner dan kesejahteraan hewan.
  7. Pemberianijin/rekomendasi di bidang peternakan, kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner.
  8. Pemberian bimbingan pascapanen, pengolahan dan pemasaran hasil di bidang peternakan.
  9. Pemantauan dan evaluasi di bidang peternakan dan kesehatan hewan.
  10. Pelaksanaan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/pimpinan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Kepala Bidang Perbibitan dan Produksi Ternak

  1. Penyusunan kebijakan di bidang perbibitan dan produksi ternak ruminansia dan non ruminansia.
  2. Pengelolaan sumber daya genetic hewan.
  3. Pengendalian peredaran dan penyediaan benih/bibit ternak ruminansia dan non ruminansia.
  4. Pemberian bimbingan penerapan produksi ternak ruminansia dan non ruminansia.
  5. Pengawasan pemasukan dan pengeluaran ternak.
  6. Pemberian bimbingan terhadap produksi ternak ruminansia dan non ruminansia.
  7. Pemantauan dan evaluasi di bidang perbibitan dan produksi ternak.
  8. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan/pimpinan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Kepala Bidang Sarana, Prasarana, dan Penyuluhan

  1. Penyusunan kebijakan di bidang prasarana, sarana, dan penyuluhan.
  2. Penyediaan dukungan infrastruktur peternakan.
  3. Pengembangan potensi dan pengelolaan pengembangan padang penggembalaan dan hijauan makanan ternak.
  4. Penyediaan pengawasan dan bimbingan penggunaan prasarana, sarana pakan dan penyuluhan.
  5. Pemberian bimbingan pembiayaan peternakan.
  6. Pemberian fasilitasi dan investasi peternakan.
  7. Pemantauan dan Evaluasi di bidang prasarana, sarana, dan penyuluhan.
  8. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan/pimpinan sesuai dengan tugas dan fungsinya.